Beli Bunga


 

Oleh Tabrani Yunis 

Sejak semalam, Arisya sudah merengek pada Mama.
“Ma, belikan Arisya bunga hias ya… Arisya mau kamar belajar jadi indah!” katanya sambil tersenyum manis.

Mama pun mengangguk. “Baiklah, Nak. Besok kita beli bunga.”

🚲 Perjalanan ke Toko Bunga

Sepulang sekolah, Mama menjemput Arisya. Mereka naik sepeda motor menuju POTRET Gallery di Banda Aceh.
Arisya sangat bersemangat. “Ma, cepat ya! Arisya ingin segera lihat bunganya!”
Mama tersenyum. “Pelan-pelan saja, Nak. Kita harus hati-hati, di jalan banyak kendaraan.”

Arisya akhirnya menurut. Ia duduk manis sambil membayangkan bunga-bunga cantik yang akan menghiasi kamarnya.

🌼 Memilih Bunga

Tak lama, mereka tiba di POTRET Gallery. Arisya langsung berlari kecil menuju sudut toko yang penuh bunga warna-warni.
“Waaah… semuanya cantik sekali!” seru Arisya.

Namun, ia bingung memilih. Ada bunga merah, kuning, putih, bahkan hijau.
“Ma, pilihkan untuk Arisya, ya?” pintanya.

Mama lalu memilih bunga edelweis kering, bunga contel, dan beberapa bunga plastik hijau agar terlihat segar.
“Ini ramah lingkungan dan cocok untuk kamar belajar kamu,” jelas Mama.

🏡 Menata Bunga di Rumah

Sesampai di rumah, Mama berkata, “Sekarang Arisya coba tata bunganya sendiri.”

Arisya pun mulai menata. Ia meletakkan bunga di meja belajar, di sudut kamar, dan dekat jendela.
Pelan-pelan ia mengatur posisi bunga hingga terlihat indah.

Ketika selesai, Arisya tersenyum lebar.
“Ma, lihat! Kamarku jadi cantik sekali!”

Mama mengangguk bangga. “Bagus sekali, Nak. Kamu pintar menata bunga.”

---

🌟 Pesan Cerita

Arisya belajar bahwa:

• Bersabar di jalan itu penting.
• Memilih bunga ramah lingkungan membuat kamar indah sekaligus menjaga alam.
• Menata sesuatu dengan usaha sendiri terasa lebih membahagiakan.


Dan sejak hari itu, kamar belajar Arisya selalu ceria dengan bunga-bunga cantik yang ia pilih bersama Mama. 🌸✨

---


0/Post a Comment/Comments

Iklan