Oleh Tabrani Yunis
Siang itu, setelah salat dhuhur, Nayla dan Aqila duduk di ruang tamu sambil membuka gadget. Mereka menonton video TikTok yang berisi siswa dan guru berjoget ria. Musiknya keras dan gerakan mereka penuh semangat.
Arisya, adik kecil yang sedang asyik bermain dengan mainan edukasi dari POTRET Gallery, mendengar suara musik itu. Ia pun mendekat dengan rasa penasaran.
“Lho, kak, lagi nonton apa sih?” tanya Arisya sambil menatap layar.
Nayla tersenyum, “Arisya ini selalu ingin tahu.”
Aqila menimpali, “Iya, kebangetan deh. Baru nonton sebentar, sudah kepo.”
Arisya semakin penasaran. Ia melihat siswa dan guru berjoget dengan pakaian yang tidak pantas. Gerakan mereka pun berlebihan. Arisya merasa aneh, lalu berlari memanggil ayah.
“Ayah! Lihat deh, Kak Nayla dan Kak Aqila nonton anak sekolah sama guru joget-joget di TikTok!”
Ayah pun datang. Dengan tenang, ia bertanya, “Benar kalian nonton video itu?”
“Benar, Ayah,” jawab Aqila.
Ayah lalu tersenyum dan bertanya lagi, “Menurut kalian, bagaimana video itu?”
Aqila menjawab, “Ya, asik sih Ayah. Tapi kenapa banyak anak sekolah bikin konten begitu? Bukannya belajar?”
Ayah duduk bersama mereka. Dengan suara lembut, ia berkata:
“Anak-anak, Ayah sedih melihat banyak pelajar dan guru yang lupa tugasnya. Mereka berjoget di depan umum dengan pakaian yang tidak sopan. Padahal, guru seharusnya memberi teladan, bukan ikut-ikutan.”
Ayah melanjutkan, “Lebih sedih lagi, banyak siswa yang kalau ditanya pelajaran sederhana, tidak bisa menjawab. Misalnya, berapa hari dalam sebulan, atau apa ibu kota Malaysia. Mereka bingung. Itu karena waktunya habis untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.”
Nayla, Aqila, dan Arisya terdiam. Mereka mulai berpikir.
Ayah pun menatap mereka penuh kasih:
“Anak-anak, Ayah ingin kalian berbeda. Gunakan waktu untuk belajar, membaca, menulis, dan berbuat baik. Otak kita adalah anugerah. Kalau tidak digunakan, ia akan kosong. Tapi kalau diasah dengan ilmu, ia akan bersinar dan bermanfaat bagi orang lain.”
Ketiga anak itu mengangguk. Mereka sadar bahwa berjoget di TikTok mungkin terlihat seru, tapi belajar dan berbuat baik jauh lebih penting.
Sejak hari itu, Nayla, Aqila, dan Arisya berjanji untuk lebih rajin membaca buku, memahami pelajaran, dan menggunakan gadget untuk hal-hal yang bermanfaat.
✨ Pesan Inspiratif
• Gunakan waktu dengan bijak. Jangan habiskan waktu untuk hal yang tidak berguna.
• Belajar adalah investasi masa depan. Ilmu akan membuat kita kuat dan bermanfaat.
• Guru dan siswa harus memberi teladan. Jadilah contoh yang baik, bukan sekadar hiburan sesaat.
• Gadget bisa bermanfaat bila digunakan dengan benar. Pilih konten yang mendidik, bukan sekadar hiburan kosong.

Posting Komentar