Arisya Melihat Kepulan Asap di Mulut Siswa

 



Oleh Tabrani Yunis


Pagi itu, matahari baru saja bangun dari tidurnya. Langit berwarna jingga keemasan, dan burung-burung berkicau riang. Di sebuah rumah kecil di Banda Aceh, tiga bersaudara—Nayla, Aqila, dan Arisya—bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah.


Karena sekolah mereka berbeda-beda, Ayah mengantar mereka satu per satu. Nayla yang paling besar diantar lebih dulu, lalu Aqila, dan terakhir Arisya yang masih duduk di Taman Kanak-Kanak.


Saat mobil melewati jalan di kawasan Asrama Aceh Selatan, dekat tempat bazar produk tani. Arisya melihat sesuatu yang membuatnya bingung. Di depan beberapa kios, ada sekelompok kakak-kakak berseragam sekolah sedang berdiri sambil… merokok! Asap keluar mengepul di mulut mereka.


Arisya mengerutkan kening. Ia menatap ayahnya dan bertanya,

“Yah, kenapa kakak-kakak itu merokok? Bukankah merokok itu tidak baik untuk tubuh?”


Ayah tersenyum lembut. Ia bangga karena Arisya sudah tahu tentang hal penting.

“Betul, Nak. Merokok itu tidak baik, apalagi untuk anak-anak sekolah. Rokok bisa merusak paru-paru dan membuat tubuh cepat lelah. Padahal, mereka seharusnya belajar dan menjaga kesehatan.”


“Tapi kenapa mereka tidak takut, Yah? Mereka merokok di pinggir jalan, di jam sekolah pula,” tanya Arisya lagi.


Ayah menghela napas pelan. “Mungkin mereka belum tahu bahayanya, atau mereka belum ada yang mengingatkan. Padahal, orang dewasa seperti guru, polisi, atau petugas keamanan bisa menegur mereka.”


Arisya menatap keluar jendela. “Kasihan ya, Yah. Mereka bisa jadi anak pintar kalau belajar di sekolah. Tapi malah memilih merokok.”


Ayah mengangguk. “Iya, Nak. Karena itu, penting bagi kita untuk saling mengingatkan. Kalau Arisya besar nanti, jadilah anak yang berani berkata benar dan menjaga diri, ya.”


Arisya tersenyum. “Siap, Ayah! Aku mau jadi anak sehat dan pintar!”


Mobil pun melaju menuju sekolah Arisya. Di dalam hati kecilnya, Arisya berjanji: ia akan tumbuh menjadi anak yang berani, sehat, dan peduli pada sesama.



🌟 Pesan Moral:


• Merokok itu berbahaya bagi kesehatan, apalagi untuk anak-anak dan remaja.

• Anak-anak bisa menjadi agen perubahan dengan bertanya, peduli, dan menyuarakan kebaikan.

• Orang dewasa punya tanggung jawab untuk memberi contoh dan menegur dengan bijak.



0/Post a Comment/Comments

Iklan