Pages

Uniknya Keringat Kuda Nil Berwarna Pink!




Oleh Mitha Juniar

 

 

 

            Hallo rekan POPOT, pernahkah kalian melihat kuda nil? Selain punya badan dan mulut yang besar, kuda nil juga sangat suka berendam di siang hari, serta makan di malam hari. Waah, enak ya. Kalau begitu terus, kuda nil tidak akan merasa lelah dan berkeringat. Hei, pernahkah rekan POPOT lihat kuda nil berkeringat? Hah, kuda nil berkeringat? Iya, kuda nil juga berkeringat lho. Bahkan ada yang unik dari keringatnya itu. Hemm… kira-kira apa, ya? Hihi… Untuk mengetahui alasannya, yuk intip liputan POPOT tentang keunikan big kuda nil ini!

            Rekan POPOT sudah tahu kan, kalau setiap makhluk hidup sebenarnya berkeringat untuk membuang racun dalam tubuh, dan mendinginkan tubuhnya masing-masing? Hanya saja, banyak cara dan tempat berbeda untuk mengeluarkannya. Misalnya kita, manusia mengeluarkan keringat lewat kulit, sama halnya dengan hewan mamalia pada umumnya. Nah, termasuk kuda nil. Bedanya, manusia mengeluarkan keringat berupa cairan bening layaknya air. Sedangkan kuda nil, mengeluarkan keringat berupa minyak berwarna pink. Ya, keringat berwarna pink! Waaah, lucu ya?

            Tapi, meski pun disebut keringat, cairan pink ini tidak sama dengan keringat manusia lho. Karena keringat pink kuda nil memiliki kegunaan lain, yakni sebagai pelembab kulit dan antibiotik. Ya, meski kelihatan tebal, ternyata kulit kuda nil sangat sensitif lho, rekan POPOT. Itulah kenapa kuda nil sering bersembunyi dari sinar matahari dengan cara berendam di air. Nah, saat kuda nil tidak berendam, saat itulah keringat pinknya keluar secara otomatis sebagai pelindung kulit. Sementara saat kuda nil di dalam air, keringat pink itu menjadi antibiotik bagi kulitnya. Sayangnya, rekan POPOT tidak bisa melihat jelas keringat pink ini jika berada di jarak yang jauh.

            Eiiitss… selain keringatnya yang berwarna pink, ternyata ada juga lho kuda nil yang kulitnya memang berwarna pink. Kuda nil ini termasuk yang paling langka. Rekan POPOT bisa melihatnya di Taman Nasional Masai Mara, Kenya. Wuiih… jauh, ya. Siapa 

Majalahanakcerdas.com

Majalah Anak Cerdas,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar