Langkah Baru Arisya di Hari INCEPTUM

Ilustrasi oleh AI



Oleh Ustad Ilham Akbar


Arisya menatap seragam sekolahnya yang tergantung rapi di pintu lemari. Ada rasa hangat sekaligus sedikit haru di dadanya. Mulai besok, ia bukan lagi anak kelas 6 SDIT Islam Cendekia Anak Bangsa (SDIC ANABA). Besok adalah hari yang sudah ditunggu-tunggu: INCEPTUM 2026!

"Arisya, sudah siap untuk besok?" tanya Ibu lembut sambil mengetuk pintu kamar.


Arisya mengangguk mantap sambil tersenyum. "InsyaAllah siap, Bu! Tapi Arisya penasaran, kenapa nama acaranya seru sekali ya, Bu? INCEPTUM?"


Ibu duduk di samping Arisya dan menjelaskan dengan sabar. "INCEPTUM itu singkatan dari Inaugurasi Cendekia Pelepasan Tahunan Murid. Tapi artinya lebih indah dari itu, Sayang. INCEPTUM diambil dari filosofi sebuah awal yang baru. 


Jadi, acara besok bukan cuma perpisahan, tapi tanda bahwa Arisya dan kakak-kakak kelas 9 SMPIC ANABA siap melangkah ke petualangan baru di sekolah yang lebih tinggi."


"Wah, seperti naik level di game ya, Bu? Tapi kali ini dengan bekal ilmu dan karakter yang sudah Arisya pelajari di sekolah," sahut Arisya bersemangat.


Sabtu yang Cerah di Auditorium Malahayati


Sabtu pagi, 20 Juni 2026, Auditorium Malahayati LAN RI Aceh tampak begitu megah. Balon-balon dan dekorasi indah menyambut kedatangan para lulusan. Arisya tampil rapi dan anggun, berkumpul bersama teman-teman sekelasnya. Riuh rendah suara tawa dan bisikan haru memenuhi ruangan.

Di atas panggung, sebuah spanduk besar bertuliskan tema acara tahun ini:


“Tangguhkan Langkah, Langitkan Doa, Kuatkan Asa, Pertahankan Bumi Allah.”


Saat acara dimulai, suasana mendadak khidmat. Jantung Arisya berdegup agak kencang saat namanya dipanggil dalam prosesi pelepasan. Ketika melangkah ke depan, ia teringat pesan gurunya tentang tema hari ini.


“Arisya dan teman-teman harus jadi anak yang tangguh,” bisik hatinya. “Ke mana pun kaki melangkah, harus selalu mengandalkan Allah lewat doa, punya harapan (asa) yang tinggi, dan jangan lupa menjaga bumi ini sebagai khalifah.”


Kejutan dari Adik Kelas


Setelah prosesi formal yang mengharukan selesai, suasana kembali meriah! Ini dia sesi yang paling ditunggu-tunggu. Adik-adik kelas mereka sudah menyiapkan banyak sekali hadiah penampilan khusus untuk melepas para kakak kelas.

"Arisya, lihat itu! Keren sekali!" seru Najla, sahabatnya, sambil menunjuk ke panggung.

Arisya terpukau melihat pertunjukan yang silih berganti:  Gerakan Tangguh: Atraksi karate yang kompak dan penuh semangat.


Keindahan Budaya: Tari Nusantara dan Tari Rapai Geleng khas Aceh yang rancak, membuat semua orang bertepuk tangan mengikuti irama.


Kreativitas Tanpa Batas: Drama yang lucu sekaligus menyentuh, disusul alunan musik rebana yang menenangkan hati.

Arisya tidak bisa berhenti tersenyum (dan sesekali mengusap air mata haru).


Menuju Masa Depan dengan Optimisme


Acara INCEPTUM 2026 ditutup dengan doa bersama. Arisya melingkarkan lengannya ke bahu teman-temannya. Berkat bimbingan guru-guru di SDIC ANABA Banda Aceh, kini mereka siap melangkah ke gerbang masa depan.


Dengan ilmu di dada, doa yang melangit, dan asa yang kuat, Arisya tahu, petualangan barunya di SMP nanti akan menjadi cerita yang tidak kalah hebatnya. Selamat menjadi generasi pembelajar yang berakhlak mulia, Arisya!

0/Post a Comment/Comments

Iklan