BONEKA DI KAMAR LOTENG

Ilustrasi oleh AI


OlehSaidatul Nafisa Ilham


Pada suatu hariada seorang anak perempuan bernama SalmaUmurnya baru 11 tahun dan ia duduk di kelas 5 SD. Salma tinggal bersama ayah, ibudan kakaknya di sebuah rumah tua peninggalan neneknya.

Rumah itu sangat besar dan memiliki loteng yang sudah lama tidak dipakai. Kata ibu Salmatidak boleh bermain di loteng karena tempat itu kotor dan banyak debu.

Namun Salma adalah anak yang penasaran.

Pada sore hari saat hujan turunlistrik di rumah tiba-tiba mati.Salma merasa bosan karena tidak bisa menonton televisi. Ia lalu berjalan-jalan di dalam rumah sambil membawa senter kecil.


Saat melewati tangga lotengSalma mendengar suara seperti benda jatuh dari atas.

Bruk!”

Salma terkejut. Ia berpikir mungkin ada kucing. Karena penasarania pelan-pelan naik ke loteng.

Loteng itu gelap sekali dan berbau kayu tua. Salma menyorotkan senternya ke sekeliling ruanganTiba-tiba ia melihat sebuah boneka duduk di pojok loteng.

Boneka itu sangat tua dan bajunya penuh debu.

Boneka siapa ya?” kata Salma pelan.

Karena merasa kasihanSalma membawa boneka itu turun ke kamarnya lalu membersihkannya.

Malam harinyaSalma tidur sambil memeluk boneka tersebut.

Namun saat tengah malamSalma terbangun karena mendengar suara langkah kaki di kamarnya.

Tok… tok… tok

Salma membuka mata perlahan. Ia melihat kursi belajar di kamarnya bergerak sedikit.

Salma mulai ketakutan.

Lalu ia sadar boneka yang tadi dipeluknya sudah tidak ada ditempat tidur.

Salma langsung menarik selimut sampai menutupi wajahnya.

Tak lama kemudian terdengar suara kecil seperti anak perempuan tertawa.

Hihihi…”

Salma hampir menangis ketakutan.

Pagi harinyaSalma menceritakan semuanya kepada ibunya.Ibunya langsung terkejut saat melihat boneka itu.

Salma… boneka ini dulu milik anak tetangga nenek. Katanya boneka ini sering berpindah sendiri,” kata ibunya.

Karena takut, sore itu ayah Salma membawa boneka tersebut kembali ke loteng dan menyimpannya di dalam kotak kayu.

Sejak saat ituSalma tidak pernah lagi berani naik ke loteng sendirianapalagi saat malam hari.

TAMAT

 

0/Post a Comment/Comments

Iklan