Oleh: Saidatul Nafisa Ilham.
Di sebuah daerah yang sangat terpencil, berdirilah sebuah sekolah tua yang sudah ada sejak zaman nenek moyang Pica dulu. Pica bersekolah di sana dari kelas satu sampai sekarang sudah kelas empat. Bangunannya memang terlihat kuno, tapi Pica tidak pernah menyangka kalau sekolahnya menyimpan rahasia yang sangat menyeramkan.
Suatu hari, nenek Pica bercerita tentang sejarah sekolah itu. Kata nenek, di sekolah itu ada makhluk penunggunya. Sosok itu adalah seorang anak laki-laki yang sering muncul di toilet sekolah. Ternyata, sosok itu adalah korban kebakaran yang pernah terjadi waktu nenek masih kecil dulu.
Waktu itu, terjadi kebakaran hebat yang entah apa penyebabnya, namun api melahap sekolah dan memakan banyak nyawa. Salah satunya adalah anak laki-laki itu. Ceritanya sangat sedih, karena saat api mulai berkobar, anak itu sedang dikunci di dalam WC oleh teman-temannya yang jahat. Dia sedang di-bully dan tidak bisa keluar saat api membara.
Tidak ada yang tahu kalau dia ada di dalam. Hingga api padam dan petugas pemadam kebakaran memeriksa sisa bangunan, mereka baru menemukan jasad anak itu masih terikat di dalam toilet. Karena itulah, sampai sekarang sosok itu masih terikat di sana.
Pernah suatu kali, teman nenek pergi ke kamar mandi dan melihat sosok itu, sampai-sampai temannya pingsan karena ketakutan. Ternyata, sosok penunggu itu ingin membalas dendam kepada siapa saja yang merupakan cucu dari orang-orang yang dulu pernah menyakitinya.
Untungnya, kakek moyang Pica sudah meninggal dunia, jadi sosok itu tidak bisa membalas dendamnya kepada sang kakek. Namun, sosok itu kabarnya tetap mengincar teman-teman Pica yang lain karena dendamnya kepada si pembully itu tidak akan pernah padam.
Tamat.
Pesan dari Penulis:
Teman-teman, dari cerita ini kita belajar kalau mem-bully atau menjahili teman itu sangat bahaya. Akibatnya bisa sangat buruk, tidak hanya sekarang tapi juga sampai masa depan. Jadi, ayo kita berteman dengan baik dan selalu saling menolong ya!
BIODATA PENULIS
Nama Lengkap: Saidatul Nafisa Ilham
Kelas: 6 SDN Terbangan Cut, Ujung Batee, Pasie Raja, Aceh Selatan
Hobi: Menulis Cerita Misteri dan Catatan Perjalanan
Orang Tua: Pasangan Ilham Mirsal dan Lisma Yanti

Posting Komentar