Oleh Dzakiya Rizka Tunisa
Namaku Dzakiya Rikza tunisa. umurku sekarang 8 tahun, masih duduk di kelas 2 Madrasah Sirojul Thalibin, Brebes Jawa Tengah.
Aku tinggal bersama Nenek dan kakekku ddesa kecil di Brebes, Jawa Tengah. Aku tetap bersemangat untuk sekolah, meskipun aku jauh dari ke dua orng tuaku. Ibuku merantou ke luar negri dan papaku tinggal di Bekasi.
Terkadang aku sangat merindukan mamaku,tetapi aku hanya bisa menangis karena aku ingat mama terus. Semoga suatu hari nanti bisa berkumpul bersama kedua orang tuaku lagi seperti dulu.
Terkadang aku sedih ketika melihat teman-temanku ada acara. Mereka selalu didamping oleh mamanya. Aku merasa teringat mamaku, tapi mamaku sangat jauh sekali. Mamaku harus berjuang untuk kami.
Dzakiya selalu nurut apa kata mama. Mama selalu bilang “jadilah anak yang baik dan punya rasa peduli dengan sesama. Aku selalu ingat kata-kata mamaku ketika mama sedang menasehati aku.
Biasanya aku bangun pukul 6 pagi dan saya dibangunin oleh nenek karena aku harus bangun untuk mandi. Sehabis mandi Dzakiya harus mempersiapkan alat- alat untuk sekolah seperti seragam dan tas buku-buku dan lain sebagainya. Setelah selesai aku biasanya sarapan di pagi hari. Aku berangkat ke sekolah pada pukul 7 kurang.
Sebelum aku berangkat ke sekolah, aku selalu mencium tangan nenekku untuk pamit pergi sekolah. Sekolahku dekat dari rumahku, hanya 10 menit . Karena sangat dekat sekali, aku hanya jalan kaki. Aku harus hati-hai ketika di jalan karena keselamatan itu nomor satu.
Aku selalu ingat apa yang dikatakan oleh mamaku. harus jaga diri dan aku setiap hari pulang sekolah pada pukul 11-45 Setelah itu Dzakiya pulang dari sekolah, makan siang dan lanjut bermain sebentar bersama teman-temanku yang di sekitar lingkunganku sendiri. Aku senang bermain bersama teman-teman.
Jadi aku tidak begitu teringat mamaku, karena ketika aku bermain dengan teman-temanku, rasa sedihku berkurang. Setelah sudah sore aku lanjut rutinitas seperti biasa pergi ngaji.
Jika aku tidak ngaji, mamaku marah. Aku tidak ingin jadi anak bandel. Aku ingin jadi anak yang nurut,karena aku kasihan dengan mamaku. Mamaku sudah berjuang, pergi merantu jauh di luar negri demi aku. Maka dari itu aku sebagai anak harus patuh dengan mama. Agar mamaku tidak sedih di sana.

Posting Komentar