Oleh Maryam Shayma Latifa
Pagi itu adalah ulang tahun Jena yang ke sepuluh. Ia berharap kalau semua orang di rumah mengingatnya. Jena segera pergi ke dapur menanyakan pada Ibu
" Bu, Ibu ingat nggak ini hari apa?"
" Ini hari Sabtu. Memang ada apa?" Jawab Ibu pura pura heran
" Nggak ada kok " karena penasaran Jena pergi dan mencoba menanyakan hal yang sama kepada Ayah dan Kakaknya, namun mereka menjawab hal yang sama juga dengan yang ibu katakan. Tentu saja Jena merasa sedih, namun hanya memilih diam di kamar, merasa tidak ada yang perduli padanya. Ternyata tanpa diketahui Jena, ayah, ibu dan kakaknya sedang merencanakan semua hal yang ditunggu-tunggu Jena.
Ketika malam hari orang tua Jena pergi meninggalkan rumah untuk membeli hadiah dan kue ulang tahun Jena, sementara kakak Jena tinggal di rumah bersama Jena. Karena rumah terasa sepi, Jena keluar kamar dan hendak memanggil ibu, namun kakaknya berkata
"Jen, Ibu dan Ayah sedang keluar, jika butuh sesuatu katakan saja pada kakak ya!"
" Iya" jawab lesu lalu kembali ke kamarnya, mematikan lampu dan segera tidur.
Sementara itu Ayah dan Ibu Jena sedang sibuk memilih hadiah ulang tahun untuk Jena. Mereka memutuskan untuk membeli boneka beruang coklat dan kue ulang tahun dengan selai strawberry kesukaan Jena. Beberapa menit kemudian mereka sampai di rumah dan memutuskan untuk membuat kejutan. Melihat Jena pulas tertidur dengan perlahan Ayah, Ibu dan Kakak masuk ke kamar Jena.
Tiba tiba lampu dinyalakan dan Kakak menyanyikan lagu ulang tahun diikuti oleh Ayah dan ibu. Karena berisik Jena merasa terganggu dan bangun. Jena kaget melihat keluarganya membawa hadiah dan kue ulang tahun. Dia sangat senang dan terharu. Jena bangkit dan berlari memeluk mereka dan tidak lupa mengucapkan " Terima Kasih!" .
Meulaboh, 30 Maret 2026

Posting Komentar