Hore! Saya Melihat Gerhana

Mengamati Gerhana

Mengamati Gerhana secara Langsung 

Oleh Rimba Tuah Di Nanggroe

Kelas I-1, MIN 36 Aceh Besar


Sore itu, saya, Bang Gibran, Bang Al, Bunda dan Nenek ikut ayah ke Pesantren Al Manar, Ulee Kareng untuk melihat gerhana bulan. 


Saya sangat senang karena ini pertama kalinya saya melihatnya langsung.


Kamu tahu tidak apa itu gerhana? 


Gerhana adalah peristiwa ketika cahaya matahari tertutup oleh benda langit lain.


Kata ayah saya, gerhana ada dua lho, gerhana bulan dan gerhana matahari. 


Gerhana bulan terjadi ketika matahari, bumi, dan bulan berada dalam satu garis lurus. Bumi berada di tengah dan menutupi cahaya matahari ke bulan. 

Karena itu, bulan terlihat berwarna kuning kemerah-merahan.


Lalu, gerhana matahari terjadi ketika bulan berada di antara matahari dan bumi, sehingga cahaya matahari ke bumi tertutup. Siang hari bisa jadi gelap seperti sore!


Saat itu saya melihat gerhana bulan. Indah sekali, bulan tampak kemerahan di langit.


Tapi sayangnya, saya tidak bisa melihatnya lama. Tiba-tiba hujan turun sangat deras. 


Abang-abang dan kakak-kakak di pesantren yang sedang bersiap salat Magrib setelah buka puasa bersama di lapangan jadi basah kuyup.


Karena hujan, salat gerhana akhirnya dipindahkan ke masjid pesantren. Semua orang masuk ke dalam dengan cepat sambil tertawa dan berlari menghindari hujan.


Ayah saya yang sedang bekerja mengambil foto juga hanya bisa mendapatkan beberapa gambar saja karena hujannya sangat deras.


Walaupun begitu, saya tetap senang. Hari itu saya belajar tentang gerhana bulan dan juga tahu bahwa ada gerhana matahari. Seru sekali belajar sambil melihat langsung!

0/Post a Comment/Comments

Iklan